Dalam suasana penuh kebahagiaan setelah Hari Raya Idulfitri, RA Ulul Albab mengadakan kegiatan bertamu antar kelas sebagai bagian dari pembelajaran karakter sekaligus momentum Lebaran. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan penuh antusias dan keceriaan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menanamkan nilai silaturahmi, sopan santun, serta kebiasaan berbagi sejak usia dini.
Sebelum kegiatan dimulai, guru memberikan arahan kepada anak-anak mengenai adab bertamu yang baik. Anak-anak diajak untuk membiasakan mengucapkan salam, mengetuk pintu sebelum masuk, bersikap sopan, serta mengucapkan terima kasih setelah menerima hidangan. Arahan ini menjadi bekal bagi siswa agar dapat mempraktikkan langsung nilai-nilai tersebut saat bertamu ke kelas lain.
Dalam rangka memeriahkan momen Lebaran, setiap anak diminta membawa satu toples kue dari rumah. Kue-kue yang dibawa sangat beragam, mulai dari kue kering khas Lebaran hingga camilan favorit anak-anak. Toples-toples kue tersebut kemudian disusun rapi di masing-masing kelas untuk disajikan kepada tamu yang datang. Hal ini menciptakan suasana seperti tradisi bertamu saat Lebaran di rumah keluarga.
Kegiatan bertamu dilakukan secara bergantian antar kelas. Anak-anak berjalan bersama guru menuju kelas yang akan dikunjungi. Sesampainya di depan kelas, mereka mengucapkan salam dan meminta izin untuk masuk. Siswa yang menerima tamu menyambut dengan ramah, kemudian dilanjutkan dengan saling berjabat tangan dan mengucapkan selamat Lebaran. Suasana hangat dan penuh keakraban sangat terasa selama kegiatan berlangsung.
Setelah saling bersalaman, anak-anak menikmati kue yang telah disediakan. Mereka duduk bersama, berbincang, dan saling berbagi cerita. Keceriaan tampak dari wajah anak-anak yang senang dapat bertemu dan berinteraksi dengan teman dari kelas lain. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih keberanian, komunikasi, serta rasa percaya diri peserta didik.
Melalui kegiatan bertamu antar kelas ini, anak-anak tidak hanya merasakan kebahagiaan suasana Lebaran di sekolah, tetapi juga belajar tentang pentingnya berbagi dan menghargai sesama. Nilai kebersamaan, kekeluargaan, serta ukhuwah semakin terjalin erat di lingkungan RA Ulul Albab. Kegiatan ditutup dengan kembali ke kelas masing-masing dan refleksi bersama guru. Anak-anak diajak mengingat kembali pengalaman bertamu yang telah dilakukan serta menyampaikan kesan mereka. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi pengalaman bermakna yang menumbuhkan karakter positif serta mempererat tali silaturahmi antar peserta didik di RA Ulul Albab.












